AKAD KERJA
Akad Kerja kita adalah KPI Penjualan. Bukan job desk.
Sehingga, karyawan dikatakan berhasil, apabila target KPI dan penjualan tecapai.
Sekalipun job desk nya sudah dilakukan dengan baik, namun tidak menghasilkan penjualan yang sesuai target Perusahaan, maka Karyawan belum dikatakan berhasil. Untuk itu dibutuhkan kerjasama yang baik antar tim agar kita bisa mencapai target penjualan setiap bulan dan setiap tahun.
Karyawan yang tidak nyaman dengan adanya target penjualan, artinya tidak cocok bekerja di sini.
Perlu saya sampaikan sebagai Owner, bahwa Perusahaan CV GADIS TURATEA PUBLISHING saat ini sedang dalam tahap pertumbuhan, sehingga kami membutuhkan tim yang siap bertumbuh dan berkontribusi.
Apabila target penjualan tercapai, Perusahaan akan mendapatkan laba atau keuntungan. Dan laba atau keuntungan inilah yang bisa digunakan Perusahaan untuk menggaji Karyawan, mensejahterakan Karyawan, memberikan bonus kepada Karyawan.
Namun jika target penjualan tidak tercapai, orderan sepi, penjualan hanya bisa menutup biaya operasional, maka Perusahaan tidak bisa bertumbuh. Jika demikian, Perusahaan bisa memangkas biaya operasional atau harus melakukan efisiensi (pengurangan Karyawan) karena Perusahaan tidak dapat membayar Gaji Karyawan.
Untuk itu, sangat dibutuhkan kesadaran seluruh tim yang ada di Perusahaan ini, agar fokus menciptakan laba bagi Perusahaan dengan berfokus pada closing atau penjualan. Agar kita semua bisa tetap bersama dan bertahan di Kapal ini.
Tim konten membuat konten yang menjual, tim CS mengarahkan cutomer untuk closing, dan Leader memastikan semua berjalan dengan baik sesuai rencana. Penjualan terjadi, target tercapai, Perusahaan mendapatkan profit, Karyawan dapat bonus tinggi. Sehingga semuanya happy.
TARGET MARGIN
Akad kerja kita di atas dengan KPI Penjualan, biasa disebut juga dengan istilah Target Margin.
Target Penjualan = Target Margin.
Di Perusahaan ini, kita berfokus pada TARGET MARGIN.
Bukan target produk atau target orang yang membeli produk.
Kita berfokus pada uang yang berhasil masuk ke Rekening Perusahaan. Tidak peduli seberapa banyak yang orang membeli, yang terpenting adalah apakah uang yang masuk ke Rekening Perusahaan bisa mencapai Target Margin atau tidak.
Penjualan 1000 produk belum tentu Marginnya tercapai.
Kenapa? karena mungkin karyawan fokus menjual produk-produk yang murah atau low margin.
Tapi penjualan 700 produk bisa saja mencapai Target Margin.
Kenapa? Karena Karyawan fokus menawarkan produk-produk yang High Margin.
Maka, jika ingin mencapai target Margin, kita perlu menyatukan persepsi bahwa Margin bisa cepat tercapai jika kita berhasil menjual produk yang harganya lebih tinggi atau marginnya lebih tinggi.
Produk apa contohnya?
Bundling buku (2 buku, 3 buku, 4 buku)
Buku Sex Edu
Paket Buku Bekal Pernikahan, dst
Karyawan dapat melihat tabel MARGIN semua produk di sini.
-----------
Karyawan yang paham tentang Target Margin ini, pasti akan berhati-hati dalam memberikan diskon kepada customer, karena ia tahu bahwa semakin banyak diskon yang diberikan, maka akan semakin mengurangi Margin, sehingga Target Margin akan semakin lama tercapai.
Saya harap, sekarang kita sudah dalam satu pemahaman yang sama terkait Target Margin ini.
BONUS KARYAWAN
Ada beberapa hal yang ingin saya jelaskan.
Pertama, bonus performa.
Kedua, bonus langsung dari Owner.
Ketiga, bonus makan-makan sepuasnya.
Keempat, bonus Margin akhir tahun.
---------------------
Bonus Performa
Karyawan bisa mendapatkan bonus 200k - 500k setiap bulan jika Margin tercapai atau melebihi dari target yang telah ditetapkan, dan penjualan di bulan ini lebih tinggi dari bulan sebelumnya. Patokannya adalah Margin bulan sebelumnya. Jika ada peningkatan di bulan berikutnya, Karyawan berhak mendapatkan bonus performa. Jadi bukan hanya dilihat dari target Margin. Tetapi, apakah ada peningkatan performa dari bulan sebelumnya atau tidak. (Tertulis di Surat Kontrak)
Bonus dari Owner
Karyawan bisa mendapatkan bonus yang merupakan kebaikan hati owner jika ingin berbagi kepada Karyawan, tetapi ini bukan Kewajiban.
Bonus makan-makan
Bonus makan-makan sepuasnya setiap bulan apabila Margin tercapai.
Bonus akhir tahun (pembagian hasil)
Perlu diketahui bahwa Karyawan dikatakan performanya bagus apabila berhasil mencapai Target Margin yang ditetapkan Perusahaan yang dihitung dalam jangka waktu 1 tahun, bukan per bulan. Dan untuk itulah Karyawan bisa mendapatkan bonus setiap akhir tahun yang diperoleh dari Laba bersih Perusahaan dari Target Margin yang telah tercapai.
Laba bersih dari Target Margin yang tercapai setiap tahun, akan dibagikan kepada seluruh Karyawan sebesar 5-10% (dibagi rata ke semua Karyawan) jika mencapai target. Ini hanya berlaku jika Karyawan mencapai Target Margin tahunan dan bekerja dalam masa 1 tahun tersebut.
5-10% ini akan dibagikan sebagai bonus akhir tahun karena Karyawan telah bekerja dengan baik membangun Perusahaan. Semakin banyak Pencapaian Target Margin Tahunan, maka akan semakin banyak yang bisa didapatkan Karyawan setiap tahunnya.
Inilah yang akan kita gunakan untuk jalan-jalan keluar kota, keluar negeri, Umroh bersama, atau bisa menjadi tabungan bagi setiap Karyawan untuk masa tua.
Jadi, bekerja di sini bukan hanya sekadar pergi pagi—pulang sore, tetapi mengejar kehidupan yang lebih baik di masa depan. Ini juga yang menjadi impian Owner agar dapat mensejahterakan setiap Karyawan yang telah berkontribusi membangun Perusahaan ini bersama-sama.
Jika Karyawan tidak berhasil mencapai Target Margin tahunan, artinya perhitungan 5-10% diatas tidak berlaku. Karena tidak ada yang bisa dibagikan oleh Perusahaan jika Laba atau keuntunganya hanya mampu menutupi biaya operasional.
Untuk itu, Perusahaan sangat membutuhkan kerjasama seluruh Karyawan sebagai satu tim agar kita bisa mencapai cita-cita bersama dan mendapatkan kehidupan yang lebih baik di masa depan.
Semua tergantung bagaimana setiap individu bekerja semaksimal mungkin untuk mendatangkan Customer, menghasilkan penjualan, mendatangkan leads baru, membuat konten yang menjual dan kompak dalam menyusun strategi marketing agar penjualan bisa terjadi bahkan terus meningkat setiap bulan.